
01 May 2013
Menenun bagi kebanyakan perempuan Indonesia di masa lampau menjadi aktifitas sakral. Ia dipenuhi puja-puji, pengharapan dari produknya menjadi karya agungnya yang akan dipersembahkan bagi sang pujaan. Maka tak ayal, dalam selembar kain tenun, si perempuan mencurahkan tenaga, pikiran dan cucuran keringat demi selembar kain.
12 April 2013
Sejak bulan Januari 2013 lalu ASPPUK telah menggagas sebuah diskusi publik mengundang sejumlah lembaga masyarakat sipil...

03 April 2013
Saya belajar menenun sejak masih SD, umur 10 tahun. Setiap pulang sekolah, saya membantu tante menenun. Saya suka...

18 March 2013
Ibu Rahmatia, pengusaha abon ikan Az-zahra di Kota Kendari, mulanya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, sampai...



021 - 8406172

